Selasa, 03 Desember 2013

Pengaruh Bermain Bagi Perkembangan Anak
            Pada usia anak antara 5 – 12 tahun merupakan proses belajar yang dihubungkan dengan bermain. Dimana pada hal ini, anak harus berada pada pengawasan orang tua karena ditakutkan anak seringkali mencoba hal-hal baru yang belum diketahui dan membuatnya timbul rasa ingin tahu. Jika hal tersebut membawanya kedalam hal yang positif atau baik maka itu sangat berpengaruh pada perkembangan berpikir anak. Sedangkan jikamhal itu mengarah pada hal yang negatif atau buruk, maka itu sangat merugikan dirinya sendiri bahkan orang tua dan orang lain di sekitarnya.
Berikut adalah beberapa pengaruh bermain bagi perkembangan anak, yaitu :
ü  Perkembangan Fisik Anak
Bermain merupakan suatu kegiatan dimana yang secara tidak langsung dapat melatih perkembangan tubuh anak dan otot bagi anak sehingga akan menghindarkan anak dari tegang, gelisah dan mudah tersinggung. Disini anak bisa merefresh otak supaya menghilangkan rasa jenuh pada kegiatan sehari-hari.
ü  Dorongan Berkomunikasi dengan Orang Disekitarnya
Pada hal ini, bermain bersama anak sebayanya akan dapat memudahkan berkomunikasi antara satu dengan yang lain dan belajar mengerti serta memahami bahasa yang digunakan oleh masing-masing.
ü  Penyaluran Bagi Kebutuhan dan Keinginan
Anak yang tidak mampu mencapai peran pemimpin dalam kehidupan nyata mungkun akan memperoleh pemenuhan keinginan tersebut menjadi seorang pemimpin dalam suatu permainan, misalnya menjadi pemimpin tentara mainan dimana properti maupun media yang digunakan adalah mainan bukan yang sebenarnya.
ü  Sumber Belajar
Bermain memberi kesempatan bagi anak untuk mempelajari berbagai hal melalui buku, televisi, tau menjelajah lingkungan yang tidak diperoleh anak dari belajar dirumah mauun disekolah.
ü  Rangsangan Bagi Kreativitas
Melalui eksperimentasi dalam bermain, anak-anak akan menemukan berbagai macam hal-hal yang baru dan berbeda yang dapat menimbulkan kepuasan tersendiri bagi anak. Selanjutnya mereka dapat mengalihkan minat kreatifnya ke situasi diluar bermain.
ü  Perkembangan Wawasan Diri
Dengan bermain anak akan mengetahui tingkat kemampuannya dibandingkan dengan temannya bermain. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan konsep dirinya dengan lebih pasti dan nyata.
ü  Belajar Bermasyarakat

Dengan bermain, mereka belajar bagaimana membentuk hubungan sosial dan bagaimana menghadapi dan mengetahui bagaimana cara menyelesaikan masalah yang timbul dalam hubungan tersebut.


Daftar Pustaka : http://www.wajahbocah.com/pengaruh-bermain-bagi-perkembangan-anak.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar