Selasa, 14 Januari 2014



25 KRITERIA GURU IDAMAN PELAJAR

Siapa yang tidak mau menjadi guru yang disukai siswa. Semua guru sepertinya mengharapkan hal tersebut.Tapi tahukah anda bahwa semakin minta disukai siswa semakin jauh kita dari kriteria guru yang layak disukai siswa? jika disukai siswa menjadi tujuan kita sebagai guru tidak ada yang namanya profesionalisme lagi, yang ada hanyalah menuruti apa yang siswa mau dan inginkan, bahkan bila yang diinginkan sudah keluar jalur kegiatan belajar dan mengajar.
Menjadi guru yang disukai bukan perkara mudah tapi juga tidak sulit. Namun tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Berikut ini adalah caranya agar
menjadi guru yang disukai siswa :
1.       Ramah dan riang
Guru harus murah senyum, menyapa, memulai pembicaraan, memancing pertanyaan, tanggap dengn penuh perhatian dan menghargai pendapat siswa.
2.       Penuh keakraban
Guru pandai membuat lelucon/humor, mendorong dan memulai adanya diskusi, hafal nama-nama siswa, berinteraksi dengan siswa sebelum dan setelah proses belajar mengajar di kelas.
3.       Berwibawa dan percaya diri
Guru menerapkan tata tertib belajar yang jelas, menjaga ketertiban kelas, berbicara dengan suara lantang dan jelas.
Berbicara jelas dengan menatap ke arah siswa, menjawab pertanyaan yang diajukan oleh siswa dengan benar, jika ragu-ragu untuk menjawab maka guru harus mempunyai strategi misalnya, menunda menjawab pertanyaan tersebut untuk mencari kebenaran dari jawaban pertanyaan yang diajikan siswa agar tidak terjadi kesalapahaman dalam memberikan jawaban kepada siswa.
4.       Rendah hati dan peduli
Guru harus mempunyai sikap jujur dan mengakui kesalahan, tidak sombong, tidak mendompleng sukses orang lain, dan tidak merendahkan prestasi/sukses orang lain.
Menghargai karya siswa yang baik, membantu siswa apabila siswa mendapatkan kesulitan, menawarkan bonus atau nilai tambahan kepada siswa yang berprestasi/rajin.
5.       Hormat/menghargai
Guru tidak melecehkan atau mempermalukan siswa di kelas, mengucapkan kata minta tolong dan terimakasih atas tindakan siswa yang diminta, tidak membentak atau mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada siswa.
6.       Pendengar yang baik
Guru tidak memotong pembicaraan siswa, selalu mengadakan kontak mata antara guru dan siswa, memberikan saran atau bantuan apabila siswa mendapatkan kesulitan dalam proses belajar di kelas.
7.       Profesional dalam penampilan
Guru pada saat mengajar di kelas harus berpakaian rapi dan sopan, bersih, tidak kusut ataupun kotor.
8.       Antusias dalam mengajar
Guru harus murah senyum dalam mengajar di kelas karena hal tersebut mencerminkan karakter seorang guru, menyajikan kegiatan belajar yang menarik siswa, menampilkan gerak dan mimik wajah untuk pernyataan atau hal-hal yang penting, datang tepat waktu agar tidak mempengaruhi jam pelajaran.
9.       Bisa mengelola waktu pembelajaran dengan baik
Guru harus tepat waktu/lebih awal untuk tiba di sekolah, mengakhiri pembelajaran tepat waktu, menyajikan bahan ajar yang sesuai dengan materi pembelajaran, memberikan kesempatan bertanya kepada siswa terhadap materi pembelajaran, mengembalikan pekerjaan siswa tepat waktu,
10.   Kreatif dan menarik
Guru melakukan eksperimen dalam metode mengajar, menggunakan produk teknologi yang mendukung proses pembelajran ddi kelas, meningkatkan kualitas pengajaran, menggunakan contoh yang relevan yang tidak menyimpang dari materi pembelajaran.
11.   Komunikator efektif
Guru berbicara lantang dan jelas, menggunakan kata istilah baku dalam proses belajar mengajar di kelas.
12.   Menetapkan sasaran belajar harian
Guru menyiapkan dan mengikuti silabus dan RPP etiap kali melakukan kegiatan pembelajaran.
13.   Terampil teknologi
Guru mampu menggunakan teknologi (komputer), mampu melakukan surat-menyurat melalui email, mampu menggunakan alat tayang seperti OHP, LCD, dll.
14.   Menguasai materi ajar
Guru mampu menjawab dengan mudah pertanyaan siswa, tidak membaca langsung dari buku atau catatan, dan memberikan contoh yang jelas/mudah dimengerti oleh siswa.
15.   Menyajikan informasi terkini
Guru mengaitkan topik pembelajaran dengan situasi nyata terkini, menggunakan referensi melalui buku, majalah, video, dll.
16.   Selalu siap
Guru membawa benda/bahan yang diperukan dalam pembelajaran, tidak pernah terlambat datang ke kelas.
17.   Merangsang diskusi
Guru mengajukam pertanyaan saat pembelajaran untuk mengetahui kemampuan siswa, mengarahkan siswa untuk aktif dalam bertanya jawab saat kegiatan pembelajaran khususnya pada anak yang pasif di kelas.
18.   Merangsang tumbuhnya pkiran kritis/rangsangan intelektual
Guru mengajukan pertanyaan cerdas/mendalam/bijak, menggunakan soal essay dalam kuis atau ujian, memberikan tugas rumah, mendorong siswa untuk berdiskusi dengan temannya tentang materi yang dipelajari serta menyelesaikan masalah (pembelajaran) secara berkelompok.
19.   Memberikan umpan balik kepada siswa
Guru meberikan komentar pada hasil kerja siswa yang sifatnya membangun agar siswa bisa menjadi yang lebih baik lagi, menjawab pertanyaan siswa, memberi saran apabila siswa mendapatkan kesulitan dalam belajranya.
20.   Menerapkan ujian yang berkeadilan
Guru memberikan garis besar/inti materi atau bahan yang harus dipelajari oleh siswa yang akan diujikan, soal ujian harus relevan, tidak membebani sisawa dengan bahan bacaan yang menggunakan bahasa yang sulit dipahami, memberikan materi ajar yang sesuai dengan tingkatan kemampuan siswa.
21.   Peka dan teguh hati
Guru mampu meyakinkan bahwa siswa telah menguasai materi ajar sebelum berpindah ke materi yang baru, memberikan pelajaran tambahan, mengulangi penjelasan bila perlu, mengajukan pertanyaan untuk mengatahui pemahaman siswa.
22.   Berusaha menjadi guru yang lebih baik
Guru meminta umpan balik atas kinerjanya dari siswa, selalu belajar (mengikuti seminar, pelatihan, dll) untuk menambahn pengetahuan, menggunakan metode mengajar terbaru agar siswa tidak meras jenuh dalam menerima materi pembelajaran.
23.   Saling mengerti
Guru mau menrima alasan yang sah siswa ingin meninggalkan pelajaran dengan alasan tertentu, tidak kehilangan kendali (marah) terhadap siswa, menyediakan waktu tambahan untuk mendiskusikan materi-materi yang dianggap sulit oleh siswa.
24.   Bisa mengontrol emosi
Jika guru marah atau kecewa kepada siswa, maka berbicralah dengan baik kepada mereka bukan malah berteriak, karena hal itu dapat mempengaruhi mental siswa, misalnya : siswa menjadi takut dengan guru tersebut.
25.   Memberikan motivasi kepada siswa
Apabila siswa merasa kesulitan menerima materi pelajaran, guru harus mampu menjelaskan kembali materi yang dianggap sulit, kemudian guru harus mampu menberikan motivasi kepada siswa agar rajin belajar dimana saja, tidak harus disekolah saja.

Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar